Jakarta, CNN Indonesia

Harga minyak global naik tipis pada Kamis (28/3).

Mengutip Reuters, harga  minyak mentah berjangka Brent untuk Mei naik 29 sen atau 0,34 persen menjadi US$86,38 per barel.

Sementara itu harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Mei naik 41 sen atau 0,50 persen ke US$81,76 per barel.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenaikan terjadi setelah pada sesi sebelumnya, harga minyak berada di bawah tekanan. Hal itu terjadi setelah persediaan minyak mentah dan bensin AS naik secara tak terduga pada minggu lalu didorong oleh kenaikan impor minyak mentah dan lesunya permintaan bensin.

Namun, peningkatan stok minyak mentah yang lebih kecil dari proyeksi American Petroleum Institute gagal menekan harga minyak lebih lanjut.

“Kami memperkirakan persediaan AS akan meningkat kurang dari biasanya sebagai cerminan dari sedikit defisit pasar minyak global. Hal ini kemungkinan akan memberikan dukungan kepada harga minyak mentah Brent ke depan,” kata Kepala analis komoditas di SEB Research Bjarne Schieldrop dalam sebuah catatan.

Analis menambahkan saat ini pasar sedang memusatkan perhatian mereka kepada kebijakan bunga acuan sejumlah bank sentral dunia seperti The Fed dan ECB. Maklum, kebijakan bunga acuan bisa berdampak pada harga minyak.

Bila bank sentral menurunkan bunga acuan, itu bisa mendorong harga minyak naik. Begitu juga sebaliknya.

“Pasar sedang berkumpul pada awal Juni untuk melakukan pemotongan suku bunga bagi The Fed dan Bank Sentral Eropa,” kata analis JPMorgan dalam sebuah catatan.

[Gambas:Video CNN]

(agt/agt)






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *