Jakarta, CNN Indonesia

Crazy rich asal Vietnam Truong My Lan divonis hukuman mati karena terlibat dalam kasus penipuan terbesar sepanjang sejarah Vietnam. Nilai kasus penipuan itu mencapai US$12,5 miliar atau sekitar Rp200,06 triliun (US$1=Rp16.005).

Al Jazeera memberitakan ia dinyatakan bersalah atas penggelapan, penyuapan dan pelanggaran peraturan perbankan dalam sidang terakhir di Kota Ho Chi Minh pada Kamis, (11/4). Namun, pihak Lan bisa mengajukan banding atas putusan itu.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Truong My Lan merupakan kepala pengembang properti Van Thinh Phat. Ia secara ilegal mengendalikan Bank Komersial Saham Gabungan Saigon pada 2012 hingga 2022 untuk menyedot dana melalui ribuan perusahaan hantu dan menyuap pejabat pemerintah.

Akibatnya, jaksa menyita lebih dari 1.000 properti Lan. Nilai perampasan asetnya bahkan mencapai 3 persen produk domestik bruto (PDB) Vietnam pada 2022.

Sementara itu, Lan membantah tuduhan itu. Ia mengaku merasa putus asa hingga berniat bunuh diri.

[Gambas:Video CNN]

“Dalam keputusasaan, saya memikirkan kematian. Saya sangat marah karena saya cukup bodoh untuk terlibat dalam lingkungan bisnis yang sangat sengit ini, sektor perbankan, yang hanya sedikit saya ketahui,” katanya.

Lan ditangkap pihak berwenang pada Oktober 2022. Sementara suaminya, investor Hong Kong Eric Chu Nap-Kee, masuk dalam 86 orang yang diadili setelah dituding membuat permohonan pinjaman palsu untuk menarik uang dari Bank Saigon.

Keponakan Lan, Truong Hue Van, yang merupakan CEO Van Thinh Phat, juga ikut diadili.




Vietnamese property tycoon Truong My Lan (C) looks on at a court in Ho Chi Minh city on April 11, 2024. A top Vietnamese property tycoon could face the death penalty when she and dozens of other co-accused face verdicts on April 11 in one of the country's biggest fraud cases over the embezzlement of USD 12.5 billion. (Photo by AFP)Crazy rich asal Vietnam Truong My Lan divonis hukuman mati karena terlibat dalam kasus penipuan hingga Rp200,06 triliun. (AFP/STR)

Pembawa acara podcast Vietnam Weekly, Michael Tatarski, mengatakan Lan dan keluarganya sangat tidak dikenal meskipun mereka kaya raya. Hanya sedikit informasi atau foto mereka yang tersedia untuk publik.

“Beberapa di antaranya sudah muncul sekarang, tapi sedikit yang diketahui tentang bagaimana dia bisa memperoleh kekayaan sebesar ini. Mereka sangat tertutup meski merupakan keluarga yang sangat kuat,” katanya.

(chri)






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *